Minggu, 06 Januari 2019

EVALUASI KINERJA SISTEM TEMU KEMBALI


            Dari uraian diatas dapat disimpulkan beberapa hal, yaitu sebagai berikut:
1. Sistem temu kembali informasi merupakan sebuah sistem yang berguna dalam memanggil    dan menempatkan dokumen dari/dalam basis data sesuai dengan permintaan pengguna.
2. Evaluasi ini perlu dilakukan dalam kaitannya dengan biaya, dikenal dengan nama evaluasi    efektivitas-biaya (cost-effectiveness). Evaluasi dilakukan untuk menjelaskan bagaimana sistem beroperasi atau untuk mengetahui mengapa sistem berfungsi pada tingkat efisiensi tertentu.
3. Parameter efektivitas ialah rasio perolehan (recall) dan rasio ketepatan (precision).
Rasio perolehan adalah perbandingan dokumen ditemukan dengan jumlah total dokumen        relevan dalam system.
4. Evaluasi unjuk kerja dipusatkan pada penelusuran yang dilakukan pada berbagai sistem atau pada produk dokumenter atau pada peran jasa dan produk dokumenter sebagai sarana temu balik.
5. Kegagalan utama dalam sistem simpan dan temu balik lazimnya berkaitan dengan kriteria unjuk keja yaitu perolehan dan ketepatan.
6. Efektivitas biaya menunjukan apakah unjuk kerja dapat disempurnakan dengan biaya yang masuk akal atau tanpa biaya sama sekali. Juga dapat ditunjukkan apakah biaya dapat dikurangi tanpa mempengaruhi kinerja atau unjuk kerja.
7. Evaluasi manfaat biaya sulit dilaksanakan karena manfaat langsung dari jasa temu sulit diidentifikasi dan juga tidak mudah diukur. Namun pembaca dapat membandingkan biaya jasa dengan biaya memperoleh informasi dengan cara lain. Metode lain ialah memperkirakan waktu yang digunakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar