Dari uraian diatas dapat
disimpulkan beberapa hal, yaitu sebagai berikut:
1. Sistem temu kembali informasi merupakan sebuah sistem yang berguna
dalam memanggil dan menempatkan
dokumen dari/dalam basis data sesuai dengan permintaan pengguna.
2. Evaluasi ini perlu
dilakukan dalam kaitannya dengan biaya, dikenal dengan
nama evaluasi efektivitas-biaya (cost-effectiveness).
Evaluasi dilakukan untuk menjelaskan bagaimana sistem beroperasi atau untuk
mengetahui
mengapa sistem berfungsi pada tingkat
efisiensi
tertentu.
3.
Parameter efektivitas ialah
rasio perolehan (recall) dan rasio
ketepatan (precision).
Rasio perolehan adalah perbandingan dokumen
ditemukan dengan jumlah total dokumen relevan dalam system.
4. Evaluasi unjuk kerja dipusatkan pada penelusuran yang dilakukan pada
berbagai sistem atau pada produk dokumenter atau pada peran jasa dan produk
dokumenter sebagai sarana temu balik.
5. Kegagalan utama dalam
sistem simpan dan temu balik lazimnya berkaitan dengan kriteria unjuk keja
yaitu perolehan dan ketepatan.
6. Efektivitas biaya menunjukan apakah unjuk kerja dapat disempurnakan dengan
biaya yang masuk akal atau tanpa biaya sama sekali. Juga dapat ditunjukkan
apakah biaya dapat dikurangi tanpa mempengaruhi kinerja atau unjuk kerja.
7. Evaluasi manfaat biaya
sulit dilaksanakan karena manfaat langsung dari jasa temu sulit diidentifikasi dan juga
tidak mudah diukur. Namun pembaca
dapat membandingkan biaya jasa dengan biaya memperoleh informasi dengan cara
lain. Metode lain ialah memperkirakan waktu yang digunakan